Rabu, 07 Desember 2016

"Blib"

Ya.... dan aku memanggilnya "Blib". Makhluk mungil yang bersemayam di dalam rahimku.

Malam tadi, hujan turun rintik-rintik dan awet.. aku dan shinichi  berkunjung ke dokter Meidi, memastikan apakah aku benar-benar positif atau tidak. Sebelum ke dr. Meidi aku pesan nomor antrian dan dapet nomor 11. Tapi aku dan Shinichi punya trik berangat sesudah maghrib agar ngga lama antri. 

Setelah nunggu 1 orang yang antre,  akhirnya saya dan suami dapet giliran konsul. Kami berdua masuk ruangan. Lalu dr. Meidi menanyakan kabar. Saya memberi tau bahwa saya positif . beliau cukup kaget.. Karena saya menderita pcos dan harus terapi selama 6bln dulu. Tp Allah berkehendak lain.. 3 bln terapi alhamdulillah positif. ;) sehat terus ya blib...


22 November 2016

Rabu, 23 November 2016

Long time we've been waiting for you...

Setelah penantian panjang, kurang lebih 16 bulan... Akhirnya saya bisa melihat proses munculnya 2 garis dari test pack yang saya pakai. Alhamdulillah... Segala puji dan syukur hanya untuk Allah, Rabb semesta alam, Sang Khaliq yang mampu memberikan sejuta kemungkinan bagi hal yang tidak mungkin terjadi. Kun fa yakun... Apa yang Dia kehendaki terjadi, pasti terjadi.

Sungguh bahagia... Haru...

Bagaimana tidak bahagia dan bersyukur, hampir 1 thn ini saya dan suami saya sangat menantikan buah cinta hadir di tengah2 kami.

Allah... Biarkan "Blib" kecil ini tumbuh dan berkembang dengan sehat, kuat... Jaga dia ya Rabb..

Aamiin


Senin, 20 Juni 2016

Puasa With My Lovely Husband

Assalamu'alaikum.....
Selamat menunaikan ibadah puasa ^^

Ngga terasa ya, kita sudah memasuki hari ke-15 Ramadhan. Waktu begitu cepat berlalu. Sebentar lagi pernikahan kita juga memasuki usia 1 tahun :-) So happy be his wife and i'm proud of him because he is the best husband!
3 hari pertama puasa, bener-bener ngerasain puasa sendiri, sepi. Tapi Alhamdulillah.... hari-hari berikutnya aku bisa sahur dan buka bareng dengan suami :) Hehehe  Bersyukur banget pokoknya. Aku menikmati posisiku sebagai "istri", pulang dari kantor nyiapin buka, bangun pagi nyiapin sahur ^^
And... sekarang aku punya hobi baru upload makanan dan bikin video cooking ke instagram!

Minggu, 22 Mei 2016

You are a half of my life

Sedih....
Hari ini aku nganter suami ke bandara. Selama 17 hari ke depan, dia pelatihan di Jakarta. Momen ini sering kita alami saat dia mengunjungiku di Semarang. Bedanya, kalo dulu kita masih pacaran, sekarang kita udah suami isteri.
Mungkin aku lebay... tapi rasanya memang sedih dan pengen nangis. Biasanya setiap hari ada dia di rumah. Ngajakin bercanda... ketawa2... saling bawel... beberapa hari ke depan, rumah bakal sepi ga ada dia. Ga ada yg bawel lagi.. ga ada yg ngingetin harus rapi, buang sampah di tematnya, rebutan remote, saling kentutin satu sama lain, rebutan minum es oyen, rebutan makan kuning telur...
Sayang, baru berapa menit ditinggal.. dinda udah kangen...
Allah, kutitipkan rinduku pada-Mu, untuk imam terbaikku. Lindungi dan jaga dia selalu, lancarkan segala urusannya dan mudahkan dia dalam mencari rezeki yg halal.
Aku mencintaimya karena-Mu

Jumat, 11 Maret 2016

Masih... Nikmatmu mana Allah yang Mampu Kami Dustai..

Copas status teman :
Kamu bisa nyaman naik bus/ kereta/ pesawat/ kapal tanpa kenal siapa sopir/ masinis/ pilot/ nahkodanya..
Lalu kenapa masih selalu resah menjalani hidup, padahal tau bahwa Tuhan yang mengatur segalanya..


Saat beberapa orang bertanya, sudah hamil belum? Sudah isikah? Dan serentetan pertanyaan yang mengarah ke "anak", rasanya sedih. Sebagai seorang wanita dan istri, pastinya saya ingin segera mempunyai anak. Tapi sadarkah kalian yang sering menanyakan hal itu kepada saya, kepada para wanita yang mengalami hal seperti saya, bahwa pertanyaan itu ibarat pisau yang menggores hati kami...

Saya selalu berdoa dan meminta kepada Allah agar menganugerahi kami seorang anak. Namun... Allah berkehendak lain. Rezeki yang Allah berikan kepada kami belum berupa seorang anak tatapi menggantinya dgn rezeki yang berbeda. Haruskah saya protes tentang ini? Tidak. Saya tidak berhak protes. Setiap yang Allah berikan ke saya itu selalu yang terbaik dan sangat terbaik!

Namun saya dan suami saya selalu berikhtiar dan berdoa agar Allah memberikan kami keturunan yang shaleh dan shaleha, tanpa memburu-buru DIA Sang Maha Pencipta. Saya dan suami yakin, suatu saat di waktu yang tepat Allah menitipkan buah hati kepada kami. Aamiin...